POS TERKINI

Jumaat, Jun 17, 2011

Allah Ajarkan Rahmat di sebalik sakit

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,


Dengan Nama Allah, dengan asmaNya ... Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ... Bismillahi itu Dengan Asma Allah, penuh dengan kesempurnaan, penuh dengan kasih-sayang .... Begitulah Allah sangat menyayangi kita ...


InsyaAllah sedikit coretan malam ini pengalaman saya diajarkan ketika saya jatuh sakit di Mekah baru-baru ini. Masih saya ingat lagi, tanggal 9 Jun iaitu baru 4 hari saya menjejakkan kaki ke bumi Mekah, saya sudah merasa tidak begitu selesa, sudah mula selsema. Namun pada malam 9 Jun itu saya melalui satu proses yang cukup hebat betul-betul di hadapan Kaabah (saya berada tidak sampai 2 kaki dari binaan Kaabah).


Keesokkan harinya sakit saya menjadi lebih kuat, badan mula panas. Saya mula berdoa kepada Allah agar saya cepat sembuh dan dapat beribadah dengan lebih berkesan lagi. Masuk tanggal 11 Jun saya berusaha untuk membuat ubat penawar dengan menggunakan air zam-zam yang saya bacakan ayat-ayat Al-Qur'an dan Nama-nama Allah. Kebiasaannya saya sering sembuh tidak berapa lama selepas itu. Namun saya yakin kekuatannya bukan terletak pada air itu tapi pada keyakinan bahawa Allahlah yang menyembuhkan. Begitu juga yang sering saya katakan kepada kawan-kawan yang saya buatkan ubat penawar dari air zam-zam. Saya katakan kekuatan air itu sebagai penawar terletak kepada keyakinan kamu kepada Allah.


Namun pada kali ini, air itu seolah-olah tidak mujarab lagi. Sakit saya tidak menampakkan seperti berkurangan malah badan saya bertambah lemah lagi. Kenapa ya? begitulah bodohnya saya bertanyakan sedemikian ... Saya berdoa lagi kepada Allah meminta agar saya segera sembuh. Namun saya tidak sembuh lagi malah makin parah ...


Masuk tanggal 12 Jun badan saya lemah tak bermaya dan saya hampir tidak berani berjalan sendirian kerana saya rasa seolah-olah saya akan pengsan pada bila-bila masa sahaja. Dengan badan saya yang tidak bermaya itu akhirnya das ... pengajaran turun dan saya memahami satu perkara yang sangat penting di dalam kehidupan. Saya mendapat petunjuk dari Allah yang tak ternilai harganya .... Namun untuk petunjuk itu turun, saya harus berada di dalam kondisi tidak bermaya, dan berada di dalam keadaan sakit hari ke 4. Sekiranya saya sembuh pada hari ketiga di mana kondisi saya tidak selemah hari ke 4 itu, pengajaran tidak mampu diterima kerana pengajaran itu sangat berkaitan dengan kondisi badan yang lemah dan pada hari ketiga itu badan saya belum begitu lemah lagi.


Justeru itu mengajar saya untuk tidak meminta Allah menyembuhkan dengan segera. Sekiranya saya segera sembuh pada hari kedua atau ketiga sakit, saya akan miss pengajaran yang sangat bermakna yang mutiara seisi dunia pun tidak dapat digunakan untuk membelinya. Justeru saya sudah faham kenapa Allah tidak menyegerakan saya sembuh. Allah ingin mengajar saya ... dan saya harus sakit sampai hari keempat untuk dapat memahami pengajaran penting itu dalam hidup saya.


Doalah mohon yang terbaik dari Allah. Mungkin sakit itu lebih baik dari sembuh ... biarkan ia ikut kehendak Allah. Namum itu tidak bererti kita tidak berusaha untuk sehat. Usaha itu perlu tapi dari segi berdoa kepada Allah, tanyalah Dia yang mana terbaik. Mungkin di sebalik sakit itu ada rahmat Allah yang begitu besar menanti kita.


Jadi bila sakit, ucaplah Alhamdulillah ...


Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.