POS TERKINI

Rabu, Jun 02, 2010

Allah Ajarkan Tentang Kehebatan MengenalNya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani ... Atas namamu Ya Allah ... Apa khabar sahabat-sahabat semua? Semoga setiap nafas teriring bersamanya nama Allah, agar kalimah Allah terus meresap ke segenap sel-sel di dalam badan kita yang semuanya sedang bertasbih memuji Allah. Alangkah indahnya sekiranya pada setiap hari kita sentiasa terfokus untuk berjuang di jalan Allah ... tidak ada cita-cita dan impian untuk diri sendiri tapi hanya semata-mata untuk Allah. Alangkah indahnya ... amin ya Allah.

Alhamdulillah bersyukur ke hadrat Allah Pelatihan Solat Khusyuk oleh Pak Yus Ansari telah dapat dijalankan dengan jayanya. Peserta-peserta yang sempat saya jumpa mengucapkan terima kasih dan rasa sangat bersyukur ditemukan Allah dengan pelatihan ini. Alhamdulillah, mantap sekali pelatihan dari Pak Yus ... Terima kasih kepada semua yang terlibat, terutamanya Pak Yus Ansari, Pak Qasim dan semua urusetia serta para peserta. InsyaAllah pada hari ini saya ingin berkongsi diajarkan Allah tentang kehebatan Mengenal Allah. Kefahaman ini saya dapati setelah mengikuti halaqah dan pelatihan oleh Pak Yus Ansari ... alhamdulillah tiga hari berturut-turut bersama Pak Yus Ansari telah sangat memberi kesan kepada kefahaman saya tentang solat yang khusyuk dan bagaimana memperkukuhkan hubungan dengan Allah.

Bertahun-tahun lamanya nabi yang kita kasihi Rasulullah saw beruzlah, bersendirian di atas Bukit Nur di dalam Gua Hira' berbekalkan roti gandum dan air. Akhirnya pada bulan Ramadhan, tahun ketiga ar rasul saw beruzlah di Gua Hira' berlangsunglah kehendak Allah untuk melimpahkan rahmatNya kepada penduduk bumi. Berkunjung Jibril kepada Rasulullah saw menyampaikan wahyu yang pertama dan berakhirlah sebuah pencarian. Nabi Muhammad saw mula mengenal Allah ...

Baginda Rasulullah saw terus melalui proses mengenal Allah melalui wahyu-wahyu yang disampaikan. Rasulullah saw kemudian benar-benar mengenal Allah dan dengan mengenal Allah ini telah menjadikan Rasulullah saw manusia terhebat di muka bumi ini (Buku 100 manusia terhebat yang ditulis oleh seorang Kristian). Untuk kita mengenal Allah, tidak perlu lagi ke Gua Hira', semuanya telah dimudahkan ... melalui solat, kita bertemu terus dengan Allah. Apabila kita telah mengenal Allah, itulah kunci untuk menjadikan kita dan anak-anak kita manusia yang hebat di dunia ini. Carilahlah ilmu apa yang tidak diketahui oleh Rasulullah saw , ilmu fizik? ilmu matematik? ilmu astrologi? semuanya diketahui oleh baginda Rasulullah saw. Justeru jika kita ingin membaiki diri dan menjadi manusia hebat, kenalilah Allah ... seperti rasulullah saw mengenali Allah ...

Ketika kita membaca Al-Qur'an, adakah kita memahami isinya seperti yang difahami oleh baginda Rasulullah saw? Apabila kita beribadat, adakah kita beribadat seperti beribadatnya Rasulullah saw .... mari kita lihat situasi di bawah ...

Bayangkan calon isteri atau suami kita ... Pada setiap minggu contohnya kita kerumah calon isteri, kita bersusah payah menaiki kereta, mencari waktu untuk berkunjung ke rumah calon isteri. Lapan bulan lamanya berlalu, wah begitu sangat kita mengenali calon isteri itu bukan? Sangat-sangat sayang, cinta dan kenal sungguh dengannya. Nah, sekarang berapa kali kita mendatangi Allah? Lima kali sehari bukan? Sudah berapa tahun? 10 tahun? 15 tahun? 30 tahun? Tapi, bagaimana kenalnya kita kepada Allah berbanding kenalnya kita kepada calon isteri atau isteri/suami kita sendiri? Bagaimana kuatnya ikatan kita kepada calon isteri/suami kita berbanding ikatan dengan Allah ... Di mana silapnya ... lima kali sehari mendatangi Allah tapi ikatan dengan Allah begitu longgar sekali berbeza dengan calon isteri yang dikunjungi dua kali seminggu. Berlainan dengan ikatan Rasulullah saw dengan Allah ... berlainan sekali ibadah rasulullah saw dengan ibadah kita! ya kerana hasilnya tidak sama ... di mana silapnya ibadah kita?

Justeru mungkin cara kita beribadah kepada Allah tidak sama dengan caranya rasulullah saw beribadah kepada Allah. Di mana wajah kita mengadap ketika kita solat. Berapa banyak Tuhan yang ada ketika kita solat ... pekerjaan, anak-anak, harta, wang ringgit, hiburan dan sebagainya. Padahal Rasulullah saw mengajarkan kita "Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa (SATU) ..."

Persepsi kita membaca Al-Qur'an mungkin tidak sama dengan persepsi rasulullah saw di dalam memahami firman-firman Allah ... Puasa kita mungkin tidak serupa dengan puasa rasulullah saw, Haji kita mungkin tidak seperti ibadah haji Rasulullah saw ... Fikih nya saja mungkin sama tetapi ruhnya tidak sama ... Itulah sebenarnya kenapa kita digesa untuk mengikuti kaedah dan cara Rasulullah saw supaya kita mengenal Allah seperti kenalnya rasulullah saw kepada Allah dan supaya kita dapat mengikatkan diri kita dengan Allah seperti ikatan baginda Rasulullah saw dengan Allah SWT.

Datangilah Allah, dekatkan diri dengan Allah seperti mana Rasulullah saw mendekatkan diri denganNya. Telah diajarkan oleh ar rasul saw kaedah mendekatkan diri dengan Allah iaitu dengan beramal secara ikhlas hanya kerana Allah (Kalimah syahadah), solat, puasa, zakat dan ibadah haji dan diajarkan juga agar kita menambah dengan ibadah-ibadah sunat yang lain ... tapi adakah ibadah-ibadah yang tersebut di atas kita lakukan dengan cara yang betul? Lihat saja hasilnya ... dan bandingkan dengan hasilnya pada rasulullah saw, para sahabat dan para tabiin ... jika jauh berbeza, marilah sama-sama kita periksa kembali ibadah-ibadah yang kita lakukan ... Di mana kesadaran ruhani kita ketika kita beribadah kepada Allah .... padahal kita adalah jiwa yang dialiri ruh ... kita bukan jasad ini ... adakah selama ini yang beribadah hanya jasad tapi tidak ruhnya ... bagaimana ya untuk tetap meletakkan kesedaran ruhani yang total kepada Allah?

Saya baru terbaca beberapa kaedah yang diajar ... salah satunya ialah cuba kita rasa apa yang ada di dalam hati, resah, gelisah, marah, keliru ... luahkan apa saja yang ada di dalam hati itu kepada Allah ... total kepada Allah dan kuatkan kesadaran itu ... dan terus tetapkan kesadaran kepada Allah ... tak susah bukan untuk mengarahkan kesadaran kepada Allah. Begitulah sewajarnya kita mendatangi Allah ketika kita beribadah kepadaNya dan ini akan melatih kita untuk terus berada di dalam kesadaran kepada Allah pada setiap masa dan ketika insyaAllah.

InsyaAllah apabila kita dekati Allah dengan ibadah yang betul seperti beribadahnya nabi saw, maka kita akan diajar Allah mengenaliNya ... kita juga diajarkan lagi bermacam-macam ilmu yang mungkin tak terfikirkan oleh diri kita sendiri ...InsyaAllah perjalanan mendekati Allah ini akan membawa kita ke satu perjalanan menjadi manusia hebat ...walau tidak sehebat rasulullah saw tapi insyaAllah cukup hebat untuk memberi impak yang besar kepada sebuah tamadun Islam yang akan bangkit tidak lama lagi ...

“Sungguh telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan Dia banyak mengingat Allah” ( Al-Ahzab ; 21)

Hanya Allah Yang Maha Mengetahui

0 comments: